Seringkali masalah perawatan beton basah (curing) tidak terlalu diperhatikan di lapangan. Beton yang baru dicor hanya ditutup seadanya saja menggunakan karung goni. Bahkan karung goninya seringkali tidak menutup sempurna seluruh permukaan beton. Apakah ini berpengaruh terhadap kekuatan beton ? Seberapa pentingnya kah perawatan beton ini ?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, ada baiknya kita mempelajari proses pembentukan beton dari basah hingga menjadi keras.

Beton merupakan campuran dari semen, pasir, kerikil, dan air. Silahkan baca di tulisan saya Beton, Sifat dan Karakteristiknya. Di dalam tulisan tsb dijelaskan bahwa salah satu faktor penentu mutu beton adalah kualitas pasta semen yaitu campuran antara semen dengan air.

Kualitas pasta semen sangat dipengaruhi oleh perbandingan antara air dengan semen, atau biasa disebut dengan faktor air semen. Faktor air semen adalah perbandingan antara berat air dengan berat semen dalam campuran beton. Semakin tinggi faktor air semen, berarti jumlah airnya lebih banyak, maka mutu / kekuatan beton semakin rendah.

Ketika beton baru dibuat (kondisi basah), air dan semen akan bereaksi secara kimiawi, yang disebut dengan proses hidrasi, membentuk pasta semen padat. Atau dengan kata lain, proses pengerasan beton terjadi karena ada reaksi kimia antara air dengan semen. Untuk mendapatkan hasil beton yang bagus, air yang ada di campuran tsb harus dapat bereaksi seluruhnya dengan semen. Inilah kuncinya.

Perawatan beton bertujuan untuk memastikan bahwa air yang ada di campuran tsb dapat bereaksi seluruhnya dengan semen. Jadi inti perawatan beton adalah mencegah agar air yang ada di dalam campuran tidak menguap. Jika ada air yang menguap, jumlah air yang bereaksi dengan semen akan berkurang. Bagian semen yang tidak bereaksi sempurna dengan air akan membentuk bubuk beton, akibatnya beton yang dihasilkan menjadi gembur. Ketika beton tsb dibobok / dibongkar, akan didapatkan banyak bubuk beton, bukan bongkahan beton.

Nah… sekarang tahu kan seberapa pentingnya perawatan beton basah ?

Lalu bagaimana cara melakukan perawatan beton basah yang baik ? Yang penting intinya adalah mencegah penguapan air di dalam campuran beton tsb. Caranya bermacam-macam. Bisa menggunakan concrete curing compound yang  dijual di pasaran, menutup rapat dengan plastik, atau terus menyirami beton setelah beton setting (mengeras).